Skip to content

Hidup Ini…

Kenyataan kadang tak sesuai keinginan. Ini ha yang sangat ironi. Samapai saat ini saya bingung mau jadi apa saya nanti. Tapi kondisinya saat ini saya merasa semua masih berbeda dengan apa yang saya bayangkan sebelumnya. Saya merasakan betapa kauatnya Kekuasaan Tuhan. Saya tak berdaya atas apa yang Ia Kehendaki.

Ok. Saya mencoba untuk berusaha, namun saya tidak tahu apa yang bakal saya dapat atas usaha yang saya lakukan. Bahkan saya tak kuasa untuk menentukan apa yang saya kehendaki. Dan kadang saya tak mengerti apa maksud dari beberapa kejadian yang saya alami.

Kita manusia diwajibkan untuk berusaha. Dan kita manusia jugalah yang menentukan nasib kita sendiri, Tuhan sebagai Pemberi hasil dari apa yang kita manusia kerjakan dan perbuat. Tapi kadang saya merasa lemah. Kadang juga berfikiran kalau memmang pada akhirnya Tuhanlah yang Menentukan, maka saya ingin berpasrah saja. Namun saya sadar ini pemahaman yang salah, tidak benar.

Image

Dasar yang menjadi pemikiran ini adalah saya hanya sebagai manusia dan tak tahu apa yang terbaik buat saya, sedangkan Tuhan dengan sifat Maha Tahu lebih Mengetahui apa yang terbaik buat hamba-Nya. Lantas saya merasa menjadi kecil, dan mulai berfikir, “lantas kalau Tuhan itu dengan sifat Maha Tahu lebih tahu apa yang terbaik buat saya sebagai hamba, saya serahkan saja kepada-Nya.” Tak tahu ini pemikiran benar atau salah. Karena sesungguhnya ini bertentangan dengan pemikiran kita manusia juga diwajibkan berusaha atas apa yang kita inginkan.

Akhirnya saya hanya berdamai dengan diri sendiri. Mencoba menikmati apa yang saya punya, apa yang saya alami saat ini, bersabar dan menunggu jalan_nya mau dibawa kemena hidup dan kehidupan saya ini kelak.

 

*menoleh kanan.. 😉

Mencoba Menulis Kembali

Image

Ok. Lama tak menulis di dunia maya ini. Tahu kah kalian? belakangan ini saya banyak melewatkan hal yang tak rekam lewat tulisan. Bukan karena tak berkesan, tapi hanya berawal dari hal menunda untuk menulis, namun jadi berujung pada tak menulis-nulis lagi, hingga akhirnya saya tak tahu harus mulai dari mana lagi untuk mengawali tulisan saya.

Saya akui bahwa dahulu saya menganggap kegiatan menulis ini tidak macho sekali, cemen, atau kecewek-cewekan. Namun ternyata kadang saya membutuhkannya. Tak tahu kenapa tapi yang jelas dengan kegiatan menulis saya merasa bisa jujur dengan diri sendiri, bisa berkomunikasi, ngobrol dengan diri saya sendiri dan kadang bahkan sering merasakan butuh itu, yah..kominkasi dengan diri sendiri. Jadi ini bukan persoalan macho tidak macho, tapi lebih kepada ekspresi diri, bahkan bisa jadi solusi diri sendiri.

dan permasalaan yang saya hadapi ketika menulis adalah saya dihadapkan dengan pilihan membagi apa yang patut dan pantas saya bagi lewat tulisan di dunia maya. Karena saya juga sangat ingin menjaga privasi. yah, masa seh ngebagi semua cerita hati kepada publik? Namun, apa iya saya harus nulis diary (lagi), kadang malu aja dan kadang ada rasa malas. Kalau mau jujur sensasi menulis dengan cara mengetik itu punya sensasi buat saya sendiri, hanya terasa lebih keren aja, atau malas karena menlis manual itu kan butuh tenaga yang lebih besar untuk melaksanakannya, belum lagi kegiatan itu membutuhkan banyak resources. Apapun itu saya butuh aktifitas untuk menulis.

Lewat menulis saya merasa bisa berlaku jujur pada diri sendiri, lewat menulis juga saya bisa mengeluarkan perlahan apa yang ada di kepala saya yang ketika saya komunikasikan lewat lisan, sering orang kesulitan mengerti apa yang saya maksud, serta lewat tulisan juga saya bisa mengekspresikan diri saya, apapapun perasaan saya, saya merasa bisa meluapkannya lewat tulisan.

Selesai…

Terima kasih telah membaca dan mau meluangkan waktu untuk menyimaknya. Mungkin lain kali saya ingin mengisi blog ini dengan tulisan-tulisan yang bermanfaat. 🙂

*tetap menoleh kanan…

Beberapa Pemicu Laki-laki Berselingkuh

                  

image

Daftar 5 Hal yang Biasanya Membuat Seorang Pria Berselingkuh

      Pertanyaan besar biasanya akan selalu muncul dalam pikiran, jika kesabaran dan kelembutan Anda ternyata dibalas pengkhianatan oleh pasangan. Rasa sedih, marah dan kecewa pasti Anda alami saat mengetahui bahwa pasangan tidak setia. Banyak hal yang memicu pria berselingkuh, mungkin salah satu penyebabnya tidak pernah
terpikirkan oleh Anda. Bisa jadi karena memang ia tipe pria yang suka berselingkuh atau perselingkuhan tersebut terjadi karena suasana dan rasa jenuhnya. Ketahui apa saja yang memicu pria berselingkuh.

        1. Uang
    Banyak orang yang berpendapat saat pria dalam keadaan mapan, risiko melakukan perselingkuhan semakin besar. Hal itu bisa terjadi karena ia memiliki segalanya dan mudah saja melakukan perselingkuhan.
      Terutama bila istrinya sangat
bergantung dalam hal ekonomi
padanya. Kondisi tersebut juga bisa
membuatnya lebih mudah dimaafkan karena alasan kekhilafan. Hal ini bukan
berarti pria yang belum mapan tidak melakukan perselingkuhan. Tetapi, kondisi yang mapan ini bisa menjadi pemicu perselingkuhan.
        2. Status dan kekuasaan
  Harta, tahta dan wanita memang
menjadi ujian bagi pria. Saat status
sosial atau jabatan seorang pria
menjadi lebih tinggi banyak sekali
godaan yang menghampirinya
termasuk untuk berselingkuh. Akan makin banyak wanita yang menggoda dan mendekatinya karena status dan kekuasaannya.  Kesempatan untuk melakukan perselingkuhan pun menjadi lebih besar.
       3. Merasa tersisih
   Seringkali kesibukan istri membuat
suami merasa tersisihkan. Terutama jika sang istri juga bekerja dan sesampainya dirumah sibuk mengurus rumah dan anak-anak. Jika pria tidak bisa mengatasi perasaan tersisihnya dalam keluarga, perselingkuhan pun
bisa dilakukan. Pria bisa mencari
kehangatan dari wanita lain dan
kembali ke rumah seolah tidak terjadi apa-apa.
         4. Iseng
    Rasa iseng juga bisa menjadi awal perselingkuhan. Misalnya saling berkirim sms dengan wanita yang baru dikenalnya atau chatting dengan wanita lain. Keisengan tersebut pun bisa berlanjut menjadi hubungan yang
lebih intim.
       5. Internet
    Internet juga memicu pria melakukan perselingkuhan. Bisa melalui laman jaringan sosial atau chatting dengan wanita yang baru dikenalnya di dunia maya.  Berselingkuh di dunia maya bisa
lebih mudah dan tidak terlalu berisiko.

Sumber: http://
ruanghati.com/2009/10/14/ini-toh-
ternyata-yang-membuat-para-pria-
selingkuh-penting-dibaca-wanita/

Terkadang, Wanita Itu Kejam kok..

                      

image

10 Kebiasaan
Wanita yang Sangat Kejam Terhadap
Pria

      WANITA memang dikenal sebagai makhluk Tuhan yang lembut. Namun bukan berarti kaum hawa tidak dapat melakukan hal yang nakal dan “kejam” kepada pria yang dicintainya.
      Baru-baru ini Fox News telah
memaparkan 10 tindakan “kejam”
wanita terhadap pria dan bagaimana wanita mampu mempermainkan emosi serta ego pria, seperti dilansir Times of India.
      1. Tidak mau mengangkat telepon
      Sementara pria sering mencatat dan mengingat nomor wanita yang baru dikenalnya, kaum hawa justru sering kali memberikan nomor telepon palsu
dan tidak mau mengangkat telepon.
     2. Memanfaatkan pria untuk minuman gratis
      Beberapa wanita tidak pernah
merencanakan untuk menggunakan uangnya untuk minum di bar atau klub. Tapi, mereka memanfaatkan sisi, femininnya untuk meyakinkan pria
membayarkan minumannya. Yang lebih kejam, bukannya tetap
bertahan dan mengenal pria tersebut lebih baik, beberapa di antara wanita justru mengambil minuman yang sudah dibayar dan beranjak pergi.
      3. Memanfaatkan pria hanya sebagai batu loncatan
      Jika wanita tersebut baik, dia akan mencampakkan Anda dan melanjutkan hidupnya. Tapi jika dia kejam, dia akan mempertahankan hubungan sampai ada pria baru yang masuk dalam hidupnya. Ibarat batu loncatan, wanita ini tidak
bisa menjadi jomblo. Jadi dia akan
menggantung status dengan Anda dan secepatnya mencari pengganti.
      4. Memanipulasi pria dengan
emosional
      Pria tidak suka melihat wanita
menangis, dan wanita kejam
mengambil keuntungan dari hal itu. Faktanya, mereka menggunakan tangisan untuk mendapatkan apa yang
diinginkan. Pasalnya, tetesan air mata yang mengalir akan membuat pria
melakukan apa saja.
     5. Menggunakan kekerasan fisik
      Pria yang memukul seorang wanita akan memberi kesan melakukan kejahatan kriminal. Namun, wanita justru merasakan hal yang dapat diterima jika memukul pria, dan kaum
adam pasti tidak akan memukul balik. Wanita kejam merasa bahwa konflik dapat selesai dengan kesakitan fisik pada pihak pria, tanpa ada efek pantulan.
      6. Mengkritik pria di depan publik
      Wanita kejam mengkritik dan
memalukan pasangannya di depan
banyak orang. Mereka terkadang
merasakan kesenangan saat menyentil pria, atau bahkan merendahkannya melalui kata-kata.
     7. Tidak menunjukkan status
hubungan
      Sangat mengganggu bila wanita yang sudah memiliki pasangan masih membuat pasangannya berasumsi bahwa dia masih menjomblo. Dan dia
dapat menikmati setiap godaan serta ajakan pria lain.
      8. Menolak bercinta
      Ini merupakan cobaan yang berat dan tindakan terkeji wanita terhadap pria.
     Bagi beberapa pria, seks seperti
sebuah hembusan napas. Menahan
hasrat pria, hanya akan menyiksa.
Terutama saat wanita menggunakan alasan menolak bercinta untuk mendapatkan keinginannya, meski terkadang tindakan ini efektif.
      9. Sering menguji pasangan
      Saat wanita tahu rencana pasangannya menghabiskan waktu dengan teman- teman, dia akan menelepon tiba-tiba dan mengatakan ingin berjumpa. Jika
pria tersebut mencintainya, dia akan segera datang.
     Ini adalah sebuah tes. Jika Anda
memilih tidak datang menemuinya, Anda gagal. Hal ini merupakan pengujian hubungan yang cenderung kejam tapi halus.
      10. Menggoda untuk melihat kadar cemburu
      Mungkin wanita merasa kurang
dihargai, atau Anda baru saja bertengkar dengannya, atau dia hanya menyukai saat-saat di mana Anda cemburu dan tersiksa karena tindakannya.
     Untuk alasan lain, wanita yang menggoda pria lain secara langsung di hadapan pasangannya menunjukkan dia wanita yang tidak dewasa dan manipulatif. jangan memilih pasangan dari luarnya saja…
     semoga bermanfaat bagi yang ingin mencari pasangan hidup!!!

Romantis itu…

                 

image

Romantis. Yah..kata yang familiar bagi kalangan muda-mudi. Namun ia udah menyimpang jauh dari makna hakikinya.
Apapun itu menurut yang lain mengenai defenisi romantis itu, tapi saya punya pemahaman sendiri mengenai romantis.
Romantis selalu datang di saat susah, sedih, sakit, gelap, atau apapun itu hal-hal berkonotasi negatif lainnya, namun tiba2 muncul kebahagiaan di tengah2nya. Maka muncullah romantis itu.

Kepahitan keadaanlah yang menempa kita agar berfikir dan halusinasi akan keindahan dan kebahagiaan. Ibarat kita berada di kegelapan, maka kita akan selalu memandang ke arah cahaya. Dan itu akan memeberi kesan. Itulah romantis

.

*menoleh ke kanan.

Ntah.

image

Jika dua orang memang benar-benar
saling menyayangi satu sama lain, itu
bukan berarti mereka harus bersama
saat ini juga..
Tunggulah diwaktu yg tepat, saat
semua memang sudah siap, maka
kebersamaan itu bisa jadi ‘hadiah’ yg
hebat untuk orang2 yg bersabar..
Waktu dan jarak akan menyingkap
rahasia besarnya, apakah rasa sayang
itu semakin besar atau malah semakin
memudar..
Jadi, tetaplah bersabar..

*menoleh kanan.

Bahagia itu sederhana..

      image

Kebahagiaan itu kadang datang dengan bentuknya yang sederhana..
       Seperti, merasakan rasa ini misalnya:

akan ada waktunya ketika kamu akan mencarinya dan merasa inginkan ia/membutuhkannya, kala membuka mata walau lewat handphone dan tersenyum kecil setelah melihat (mendengarnya).

*tetap menoleh kanan. :’)