Skip to content

Kata yang Buat Laki-laki Linglung…

Desember 15, 2011

image

image

Kalimat sepele yang biasa dilontarkan
wanita juga bikin si dia ketakutan setengah
mati.
RELATIONSHIP nightmare bagi pria
ternyata tidak selamanya tentang
ajakan menikah atau pasangan yang
selingkuh. Kalimat sepele yang biasa
dilontarkan wanita juga bikin si dia
ketakutan setengah mati.
Mau tahu kalimat apa saja yang bikin
pasangan ketakutan ketika Anda
mengucapkannya? Berikut ini
beberapa kalimat tersebut:
“Kamu kan pria”
Kalimat seperti ini di telinga pria
terdengar tidak enak. Pasalnya,
mereka paling benci kalau wanita
mempertanyakan maskulinitas
mereka. Lagipula, biasanya wanita
melontarkan kata-kata tersebut kalau
ada maunya. “Kamu kan pria, harusnya
kamu yang bayar makan malam kita.”
Kalimat-kalimat ini di mata pria
membuat kita dinilai sebagai wanita
yang banyak maunya. Sikap ini juga
membuatnya ketakutan. Kalau tidak
mau si dia lari dari Anda, sebaiknya
jangan terlalu sering mengatakan
kalimat tersebut.
“Sayang, kamu lagi mikirin apa?”
Sudah dari lahir, wanita ingin selalu
tahu apa saja yang ada di pikiran
pasangannya. Gawatnya, kalau
pasangan tidak mau menjawab apa
pertanyaan yang Anda lontarkan,
mulailah Anda menghiasi pikiran
dengan berbagai macam spekulasi
serta pikiran negatif. Misalnya saja, si
dia sedang memikirkan wanita lain,
tidak percaya lagi pada kita, dan sejuta
dugaan jelek lainnya. Padahal, sudah
menjadi sifat dasar pria lebih banyak
diam saat sedang ada masalah.
Bila Anda ingin si dia bisa berbagi
masalah, berhentilah untuk terus-
menerus menerornya dengan
pertanyaan-pertanyaan. Justru,
sepatutnya Anda dapat memberi dia
waktu untuk diam dan bepikir agar
merasa nyaman untuk bercerita.
“Belakangan saya sering berpikir,….”
Kalimat ini biasanya dilanjutkan
dengan obrolan seputar pernikahan
dan anak. Kalimat “Kalau kita punya
anak nanti…” dapat membuat
pasangan bak ditodong soal
kelanjutan hubungan. Ketika pria
memang sudah siap untuk
berkomitmen, pertanyaan ini tidak
akan membuat mereka kalang kabut.
Sebaliknya, jika pria tampak belum
serius membawa hubungan ke
gerbang pernikahan, maka ia akan
kewalahan menanggapi pertanyaan
seputar pernikahan dan anak.
Terpikir untuk menikah saja belum,
apalagi sampai memiliki anak. Bisa
jadi itu pikirnya. Kendati demikian,
bukan berarti Anda tidak bisa
mengarahkan keseriusan dia untuk
menjadikan Anda pendamping hidup.
Anda dapat sesekali berbagi khayalan,
namun jangan terlampau sering.
Sebab bisa jadi malah si dia kabur dan
pergi menjauh.
“Saya lagi PMS”
Kalimat simpel ini buat pria terdengar
seperti pernyataan kalau pasangannya
sedang berubah menjadi monster yang
paling menyebalkan. Si dia pun wajib
meladeni sindrom uring-uringan,
manja, dan mellow Anda. Si dia jadi
jadi sebal? Itu wajar. Coba perhatikan
sikapnya. Jika pasangan masih tetap
sabar meladeni mood Anda yang
sedang kacau balau. bisa jadi dia
adalah pria yang Anda butuhkan
untuk menjadi pendamping.
“Dia cantik ya?”
Disuruh menilai wanita lain oleh
pasangan sendiri adalah masalah
besar bagi pria. Ibarat makan buah
simalakama. Bilang enggak, pasti
Anda tidak percaya sedangkan kalau
bilang iya, ini malah bisa jadi perang
besar di antara kalian. Siapa yang
tidak takut berada dalam posisi serba
salah? Maju salah, mundur lebih salah
lagi. Saat paling tepat menanyakan hal
ini adalah saat Anda menangkap
basah pasangan sedang melirik
wanita lain.

Iklan
Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: