Skip to content

Sebuah Renungan Tontonan Kita…

Februari 26, 2012

image

Cara mendidik yang paling sederhana adalah lewat memberi contoh.

     Yap.itu kata petuah yang ampuh dan terbukti benar, karena biar bagaimana pun kita lebih mudah belajar lewat apa yang kita lihat.
     Ambil saja contoh, sewaktu kecil kita bisa berbicara juga karena melihat mimik ayah,ibu atau saudara yang lain ketika mereka berbicara ke kita kala bayi.
      Sama halnya ketika bayi. Saat dewasa pun kita tetap terpola akan mengikuti apa yang sering kita lihat. Namun apa yang diperlihatkan ke kita saat ini sangat lah tidak berkualitas dan kurang membangun dan membentuk karakter pribadi yang akan berimplikasi pada pembentukan karakter bangsa yang lebih kuat dalam mengahadapi pergulatan dengan bangsa lain ke depan.
      Coba lihat saja tayangan televisi saat ini.untuk.seri hiburan saja. Acara yang banyak ditampilkan adalah pertunjukan yang suka melebih-lebihkan. Tidak natural dan apa adanya. Lambat laun hal ini akan membentuk mental kita bangsa Indonesia dengan terpola memiliki mental yang suka melebih-lebihkan dan suka berlebihan (jadilah manusia Indonesia yang lebay).
     Hal ini sudah terbukti kok.Misalnya saja kita lihat pada mentalitas para pejabat yang suka melebih-lebihkan anggaran yang pada akhirnya berakhir di KPK.
    Belum lagi acara hiburan boyband/girlband dan acara musik yang suka lipsync. Secara tak langsung juga hal ini akan membentuk mentalitas yang suka bersandiwara yang tak jujur. Suka hal-hal yang tak natural. Mengada-ada dan penuh trik dan intrik. Jadi, kita pada akhirnya susah untuk percaya dan mendapatkan sebuah  kepercayaan. Benar sudah. Akhir zaman seperti saat ini sebuah kepercayaan itu mahal sekali.
     Lihat saja partai politik juga ramai-ramai menampilkan citra diri seolah mereka berjuang untuk rakyat. Seolah mereka orang baik.Namun kita takut dan curiga jangan-jangan itu cuma kedok untuk memdapatkan simpati.
      Sudahlah..harusnya kita tahu itu dan ramai-ramai menolak acara yang tak mendidik seperti itu. Namun celakanya kita malah suka acara seperti itu. Kita suka larut dengn hal-hal baru. Kita yang suka latah ikut-ikutan trend yang lagi booming yang sering kita tak tahu apa maknanya.
     Jadi, harusnya solusi akan hal seperti ini tak lain, kita harus membekali diri akan pengetahuan yang mendasar. Dengan prinsip-prinsip yang dasar.yang mesti kita pegang teguh.namun tak membuat kita kaku. Tetap luwes namun tak hanyut dibawa arus. sederhana, natural namun tetap indah.
(^▽^)

[terinspirasi ketika melihatmu “jadi, ayamku?!” ;)]

Iklan
Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: