Skip to content

:)

Maret 28, 2012

image

kenapa mesti ada dua, klw ada satu?
kenapa ada hitam kalau putih itu menyenangkan?

beranjak dari pertanyaan sederhana itu aku pun bertanya.kenapa kita mesti diberi kesempatan hidup berdua.kemudian berumahtangga membentuk koloni bernama keluarga kalau toh akhirnya nanti kita juga bakal sendiri?
aku tak suka dengan ini.kenapa?kenapa tidak ada konsistensi? andai aja tahu begitu pengen aja hidup sendiri.tanpa harus merasakan berdua atau berkoloni keluarga.seolah hanya membuat sedih haru air mata di akhir saja.mending sakit di awal daripada sakit di akhir..
dan baru ku sadari.betapa tinggi apresiasiku terhadap para lajang yang tak menikah sampai akhir hayatnya.aku sadar itu tak mudah.tapi aku salut gmn kekuatan bathin mentalitas bahkan perasaan mereka.walau itu pahit..tapi gimana caranya mereka bisa bertahan dan survive untuk tetap hidup sendiri itu yang ku sangat salutkan.hebat…ntah apapun alasan mereka untuk tetap sendiri, tetap saja aku salut.

Iklan

From → Uncategorized

3 Komentar
  1. kenapa harus 2 kalo bisa 1 …
    ini mungkin sedikit jawabannya , karena dari 2 bisa menjadi 3 bahkan 100 atau lebih ..
    karena 1 tidak akan merubah apapun, kebosanan dan habis ..
    Seperti pernikahan yang mengubah 1 menjadi 2 dan kemudian jadi 3 dst .. kalau kita tetap hanya 1 (sendiri), tidak akan menjadi 2 apalagi 3 yang ada kita menjadi 0 , karena setelah kita mati tidak akan ada yang meneruskan generasi kita .. generasi kita hanya sampai kita ..
    Sama seperti kenapa ada hitam bila putih menyenangkan , ibarat kertas yang putih bersih bila tidak ada goresan tinta tidak akan terlihat indahnya .. hanya berupa lembaran kertas biasa yang memang bersih tetapi membosankan..
    jadi mau 1 atau 2 , hitam atau putih itu hanya masalah bagaimana kita mengimplementasikannya , bagaimana mengatasi rasa bosan dan menemukan cara bertahan dalam kondisi sesulit apapun …

  2. kenapa harus 2 kalo bisa 1 …
    ini mungkin sedikit jawabannya , karena dari 2 bisa menjadi 3 bahkan 100 atau lebih ..
    karena 1 tidak akan merubah apapun, selain kebosanan dan habis ..
    Seperti pernikahan yang mengubah 1 menjadi 2 dan kemudian jadi 3 dst .. kalau kita tetap hanya 1 (sendiri), tidak akan menjadi 2 apalagi 3 yang ada kita menjadi 0 , karena setelah kita mati tidak akan ada yang meneruskan generasi kita .. generasi kita hanya sampai kita ..
    Sama seperti kenapa ada hitam bila putih menyenangkan , ibarat kertas yang putih bersih bila tidak ada goresan tinta tidak akan terlihat indahnya .. hanya berupa lembaran kertas biasa yang memang bersih tetapi membosankan..
    jadi mau 1 atau 2 , hitam atau putih itu hanya masalah bagaimana kita mengimplementasikannya , bagaimana mengatasi rasa bosan dan menemukan cara bertahan dalam kondisi sesulit apapun …

  3. indra nasution permalink

    hmm..klw begitu, sendiri itu membosankan?
    jd, wajar saya begitu salut dan apresiasi tinggi trhdap orang yang melajang seumur hidupnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: